Jaburan Time
Tidak pake lama setelah umbul donga dan kembul bujana, acara lanjut dengan BERBAGI REJEKI.
Sulistyo Jarwo Wadi seorang pemuda tangguh Dusun Babadan 1 berinisiatif memberikan 5 bibit pohon Tengsek (Dodonaea viscosa) sebagai cenderamata pada perwakilan peserta yang diberikan untuk penjuru mata angin:
Timur ( Mas Ari Purnomo Adi – Kediri – Gunung Kelud ),
Selatan ( Wiwied Babaksalu – Samigaluh – Perbukitan Menoreh ),
Barat ( Sang Nanang – Jakarta – Gunung Sahari ),
Tengah (pak Sitras Anjilin Tjipta Boedaja TutupNgisor Merapi – Tutupngisor – Merapi ).
Anakan tersebut merupakan hasil semaiannya dari indukan di Taman Nasional Gunung Merapi. Pohon ini merupakan salah satu pohon endemik Merapi. Batangnya dikenal bagus untuk alu, alat penumpuk bahan pangan / jamu, karena kuat dan tidak berubah bentuk terkena perubahan cuaca. Selain itu juga sebagai warangka keris. Di Bali pohon ini ditanam sebagian pelengkap ritual doa.
Cenderamata – Merti Jiwo
Babadan 2 & Jombong, 9 – 10 Maret 2024