About

Kesadaran bahwa dusun-dusun lereng gunung di sekitar Magelang masih melaksanakan upacara tradisi memberikan pengertian bahwa masih banyak nilai-nilai kearifan lokal digunakan masyarakat untuk memahami kehidupan sosial.

Salah satu produk tradisi ini adalah kesenian rakyat sebagai unsur penting dan pemersatu. Kesenian rakyat mampu membuktikan adanya kehidupan gotong royong dan tepo seliro di msyarakat. Selain itu kesenian rakyat merupakan benteng dari gempuran kebudayaan luar yang disikapi dengan arif (think global act local).

Namun demikian, hal tersebut hanya dipahami kalangan dewasa untuk diterapkan pada usianya, sedangkan anak sebagai bagian dari masyarakat seringkali tidak diperhitungkan sebagai aset dusun. Mereka menganggap keberadaan anak hanyalah tanggung jawab orangtua dan sekolah.

Berpijak pada hal di atas, Tlatah Bocah memahami pentingnya pembelajaran untuk generasi muda yang kokoh (ajur ajer tan luluh) dengan pendekatan budaya lokal, diantaranya menggunakan media kesenian.